Tab

Rabu, 12 Desember 2012

Wennedy Surya Pratama

Waktu yang telah terisi,
Engkau lukisi dengan hati, hingga
Nanti kau kan mati.
Niscaya saat ajal menanti,
Entah apa terjadi nanti
Di kala saat sepi
Yang kutunggu hanya pujangga hati

Samar ku pandangi langit
Usang ku lihat awan
Rasa yang tak dapat terobati
Yang ada segumpal butiran debu
Akankah derita ini berlalu

Permai indah di pagi hari
Rasa sejuk menusuk kalbu
Atas harapan yang kini ada
Temukan rasa yang telah terlupa
Acuan, tujuan lembaran baru
Melangkah, tersenyum dan berkata
Aku akan menggapainya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar